Taken from netralnews.com

Published on 04 March 2020

Menanggapi imbauan Pemerintah RI kepada Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) untuk menjadi mitra pemerintah dalam menangani berbagai isu kesehatan, High Desert International (HDI), Perusahaan social network marketing penyedia produk-produk kesehatan yang efektif bagi kehidupan modern yang dinamis langsung mengambil langkah nyata dengan mendonasikan 200 box Propoelix.

Suplemen kesehatan berbasis propolis, salah satu produk unggulan HDI untuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kemenkes RI akan memanfaatkan Propoelix untuk diberikan kepada WNI yang tengah dikarantina di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

Penyerahan donasi berlangsung hari ini (04/03) di aula Kemenkes RI dan diserahkan kepada Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K S Ginting SpP FCCP, Staf Khusus Menteri Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI oleh Brandon Chia, CEO dan Chairman HDI dengan disaksikan jajaran staf Kemenkes RI.

CEO dan Chairman HDI Brandon Chia menyatakan donasi merupakan bentuk kepedulian HDI terhadap situasi yang terjadi saat ini. “HDI berdiri pada nilai-nilai sosial yang tinggi, sehingga kami sangat terdorong untuk berkontribusi melindungi Indonesia dari COVID-19.

“Suplemen yang kami berikan sudah teruji klinis mampu mengembalikan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh serta Propoelix telah masuk dalam daftar MIMS (The Monthly Index of Medical Specialties), pusat informasi obat dan suplemen untuk dokter di Asia, Australia, Selandia Baru yang sudah lebih dari 50 tahun. Tentunya kami berharap suplemen ini bisa membantu mengembalikan sistem kekebalan dan daya tahan tubuh ODP dan PDP, sehingga mereka mampu melawan virus tersebut dan terhindar dari kematian.” jelas Brandon Chia, dalam siaran persnya, Rabu (4/3/2020).

COVID-19 hingga kini telah menginfeksi lebih dari 79.000 orang dan menewaskan lebih dari 2.900 orang di seluruh dunia sejak virus tersebut menyebar dari kota Wuhan, Cina sejak bulan Desember 2019.

Pemerintah Indonesia sendiri telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus ini agar tidak masuk ke Indonesia, salah satunya dengan menjaga ketat 135 pintu masuk ke negara kita, baik di darat, laut, dan udara. Serta berbagai kegiatan edukasi masyarakat mengenai wabah ini. Sayang sekali, per 2 Maret 2020, Pemerintah RI telah mengumumkan 2 orang WNI berstatus positif mengidap virus COVID-19.

 

Article source: netralnews.com