Taken from winnetnews.com

Published on 05 March 2020

Mewabahnya virus corona baru atau COVID-19 tak membuat masyarakat dan pemerintah bergeming. Oleh karenanya, berdasarkan imbauan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terkait pencegahan wabah COVID-19 ini menggandeng Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) sebagai mitra pemerintah dalam menangani berbagai isu kesehatan.

Salah satu perusahaan social network marketing penyedia beragam produk kesehetan yang efektif bagi kehidupan modern yang dinamis, High Desert International (HDI) mengambil langkah nyata dengan mendonasikan 200 boks suplemen kesehatan berbasi propolis, yaitu Propoelix.

Propoelix merupakan salah satu produk unggulan HDI untuk pemerintah melalui Kemenkes. Nantinya, Kemenkes RI akan memanfaatkan Propoelix untuk diberikan kepada WNI yang tengah dikarantina di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta.

Penyerahan donasi dilakukan di Aula Kemenkes RI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (4/3) yang kemudian diserahkan kepada Staf Khusus Bidang Pembagunan dan Pembiayaan Kesehatan, Kemenkes RI, Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander KS Ginting, Sp. P. FCCP. Pemberian suplemen tersebut diserahkan oleh CEO & Chairman HDI, Brandon Chia dan disaksikan staf Kemenkes RI.

“HDI berdiri pada nilai-nilai sosial yang tinggi, sehingga kami sangat terdorong untuk berkontribusi melindungi Indonesia dari COVID-19. Suplemen Propoelix yang kami berikan sudah teruji klinis mampu mengembalikan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh serta Propoelix telah masuk dalam daftar The Monthly Index of Medical Specialties (MMS), pusat informasi obat dan suplemen untuk dokter di Asia, Australia, Selandia Baru yang sudah lebih dari 50 tahun. Tentunya kami berharap suplemen ini bisa membantu mengembalikan sistem kekebalan dan daya tahan tubuh ODP dan PDP, sehingga mereka mampu melawan virus tersebut dan terhindar dari kematian.” jelas Brandon Chia.

COVID-19 hingga kini telah menginfeksi lebih dari 79.000 orang dan menewaskan lebih dari 2.900 orang di seluruh dunia sejak virus tersebut menyebar dari kota Wuhan, Cina sejak bulan Desember 2019.

Pemerintah Indonesia sendiri telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran virus ini agar tidak masuk ke Indonesia, salah satunya dengan menjaga ketat 135 pintu masuk ke negara kita, baik di darat, laut, dan udara. Serta berbagai kegiatan edukasi masyarakat mengenai wabah ini. Sayangnya, per 2 Maret 2020, Pemerintah RI telah mengumumkan dua orang WNI berstatus positif mengidap virus COVID-19.

Kemenkes RI menyambut baik donasi dari perusahaan yang berdiri di Indonesia sejak 1993 tersebut. Staf Khusus Menteri Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K S Ginting SpP FCCP menjelaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk menangkal virus yang telah menjadi pandemi global ini.

“Kami di Kemenkes RI terus melakukan segala upaya yang diperlukan untuk menjaga agar tidak terjadi penyebaran COVID-19 di Indonesia. Kami berharap semua elemen masyarakat dapat memahami bahwa ini adalah pekerjaan kita bersama. Kami senang ada perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap situasi genting yang kita hadapi sekarang. Semoga niat baik ini mampu memberikan secercah sinar harapan bagi kita untuk memberantas COVID-19 dan dampaknya,” ungkap Alexander.

Propoelix merupakan suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena berfungsi sebagai imunomodulator, menurunkan tekanan darah, antimikroba, dan memiliki antioksidan yang tinggi.

Propoelix merupakan hasil ekstraksi dari propolis, bahan alami yang berasal dari lebah madu. Uji klinis terhadap Propoelix pada DBD telah dilakukan oleh tim dokter RSPAD yang menunjukkan hasil adanya peningkatan mekanisme pertahanan tubuh secara signifikan pada pasien yang mengonsumsi Propoelix.

Selain itu, dalam penelitian lainnya terhadap Propoelix yang dilakukan oleh tim peneliti dari FKUA dan RSUD Dr. Soetomo, menunjukkan manfaat klinis dan imunologis Propoelix pada pasien HIV dengan CD4 dibawah 400.

Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto menegaskan kembali agar masyarakat tidak panik dan mulai menjalankan upaya-upaya yang sekarang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus COVID-19 ini.

“Dimulai dengan menjaga kebersihan personal dan memperkuat daya tahan tubuh, karena daya tahan tubuh adalah senjata utama mencegah penularan COVID-19. Tubuh memiliki sistem pertahanan mandiri, sebagai mekanisme alami untuk melawan masuknya benda asing dari luar, seperti virus, bakteri, jamur. Bila daya tahan tubuh lemah, maka virus, bakteri dan jamur akan mudah masuk,” papar Menkes.

Sebagai perusahaan pendukung pemerintah dalam menyuplai suplemen kesehatan tersebut, Brandon Chia mengutarakan harapannya agar seluruh ODP dan PDP dapat sembuh dari penyakit akibat COVID-19 ini, serta vaksin terhadap virus ini bisa segera ditemukan, sehingga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia dan seluruh dunia dapat kembali normal.

“Adapun terkait kolaborasi kami dengan Pemerintah RI melalui Kemenkes, kami selalu siap untuk mendukung berbagai upaya pemerintah untuk memelihara kesehatan masyarakat Indonesia dengan produk-produk kami. HDI berkomitmen memberikan Propoelix gratis kepada semua penderita virus corona di Indonesia,” tandas Brandon Chia.

Article source: winnetnews.com