Taken from merahputih.com

Published on 06 March 2020

HIGH Desert International (HDI), mendonasikan 200 box Propoelix untuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Kemenkes RI akan memanfaatkan Propoelix untuk diberikan kepada WNI yang tengah dikarantina di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu.

Penyerahan donasi berlangsung pada 4 Maret 2020 lalu di aula Kemenkes RI Dalam sambutannya, CEO dan Chairman HDI Brandon Chia menyatakan donasi merupakan bentuk kepedulian HDI terhadap situasi yang terjadi saat ini. “HDI berdiri pada nilai-nilai sosial yang tinggi,” jelas Brandon Chia, sebagaimana tertulis di berita pers yang diterima merahputih.com.

Kementerian Kesehatan menyambut baik donasi dari perusahaan yang berdiri di Indonesia sejak 1993 tersebut. Staf Khusus Menteri Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K S Ginting SpP FCCP menjelaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk menangkal virus yang telah menjadi pandemi global ini.

“Kami di Kementerian terus melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk menjaga agar tidak terjadi penyebaran COVID-19 di Indonesia,” ungkap Alexander.

Propoelix merupakan suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena berfungsi sebagai imunomodulator, menurunkan tekanan darah, antimikroba, dan memiliki antioksidan yang tinggi.

Suplemen tersebut merupakan hasil ekstraksi dari propolis, bahan alami yang berasal dari lebah madu. Uji klinis terhadap Propoelix pada DBD telah dilakukan oleh tim dokter RSPAD yang menunjukkan hasil adanya peningkatan mekanisme pertahanan tubuh secara signifikan.

Selain itu, dalam penelitian lainnya terhadap Propoelix® yang dilakukan oleh tim peneliti dari FKUA dan RSUD Dr. Soetomo, menunjukkan manfaat klinis dan imunologis Propoelix pada pasien HIV dengan CD4 dibawah 400.

Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K) menegaskan kembali agar masyarakat tidak panik dan mulai menjalankan upaya-upaya yang sekarang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus COVID-19 ini. “Dimulai dengan menjaga kebersihan personal dan memperkuat daya tahan tubuh, karena daya tahan tubuh adalah senjata utama mencegah penularan COVID-19,” pungkasnya.

Article source: merahputih.com