Taken from dream.co.id

Published on 08 March 2020

Virus Covid-19 diklaim akan mati di suhu cukup hangat, 56 derajat. Hal ini menjadi alasan air hangat dijadikan sebagai pencegah terjangkitnya virus tersebut.

Tapi sebenarnya, kamu hanya perlu minum air yang cukup setiap hari. Minum air cukup akan membuat tenggorokan lebih lembap dan mengurangi risiko radang.

” Dalam kelembapan virus nggak akan mampu bertahan. Dalam waktu 2 jam dia akan mati. Tapi kalau kering virus lebih mudah menyebabkan infeksi di tenggorokan dan masuk ke paru-paru,” ujar Ivan Hoesada, Medical Consultant HDI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 6 Maret 2020.

Sedangkan, makanan atau minuman hangat disarankan karena virus akan mati di suhu panas. Adapun makanan hangat yang disarankan dan kaya nutrisi adalah sop sayur atau sop buntut.

Kamu juga bisa minum air jahe untuk menghangatkan suhu tubuh serta mencegah virus bermodifikasi atau berkembang biak.

Tapi Tidak Berlebihan

” Dengan suhu tubuh hangat atau normal, virus tidak mudah bermodifikasi. Kematian akibat virus corona karena pneumonia kan, di stadium ADRS (Acquired Distress Respiratory Syndrome).¬†Awalnya terkena virus tiba-tiba mati karena gagal nafas karena paru-paru berhenti bekerja dan darah tidak ada yang memompa ke otak” .

Meskipun disarankan untuk mengonsumsi makanan hangat dan minum air, Ivan menyarankan tidak melakukannya secara berlebihan.

” Minum secukupnya. Normalnya, 2 liter atau 8 gelas. Boleh jadi 10 gelas. Tapi, tidak pakai soft drink atau minuman berperisa lainnya karena berbeda ya,” tuturnya.

Article source: dream.co.id