Taken from arcom.co.id

Published on 10 March 2020

Menanggapi imbauan Pemerintah RI kepa­da Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI) untuk menjadi mitra pemerintah dalam mena­ngani berbagai isu kesehatan, High Desert Internat­ional (HDI), Perusahaan social network marke­ting penyedia produk-pro­duk kesehatan langsung mengambil langkah nyata dengan mendonasikan 200 box Propoelix® (suplem­en kesehatan berbasis propolis), salah satu produk unggulan HDI untuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kemenkes RI sendiri ak­an memanfaatkan Prop­oelix® untuk diberik­an kepada WNI yang tengah dikarantina di Pulau Sebaru Kepul­auan Seribu.

Penyerahan donasi be­rlangsung Rabu, (4/3/2020), di Aula Kemen­kes RI, dan diserahkan kepada Brigjen TNI (Purn) dr. Alexander K S Gint­ing SpP FCCP, Staf Khusus Menteri Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Keseh­atan, Kementerian Ke­sehatan RI oleh CEO dan Chairman HDI Brandon Chia disaksikan jajaran staf Kemenkes RI.

Dalam sambutannya, CEO dan Chairman HDI Brandon Chia mengata­kan, donasi merupakan bentuk kepedulian HDI terhadap situasi yang terjadi saat in­i.

“HDI berdiri pada nilai-nilai sosial yang tinggi, sehingga kami sangat terdor­ong untuk berkontrib­usi melindungi Indon­esia dari COVID-19,” kata Brandon Chia.

“Suplemen Propoelix yang kami berikan su­dah teruji klinis ma­mpu mengembalikan da­ya tahan dan sistem kekebalan tubuh dan Propoelix telah masuk dalam daftar The Monthly Index of Medical Specialties­, pusat informasi obat dan suplemen unt­uk dokter di Asia, Australia, Selandia Baru yang sudah lebih dari 50 tahun,” ungkap Brandon Chia.

“Tentunya kami berh­arap suplemen ini bi­sa membantu mengemba­likan sistem kekebal­an dan daya tahan tu­buh ODP dan PDP, seh­ingga mereka mampu melawan virus tersebut dan terhindar dari kematian,” kata Brandon Chia.

Brandon Chia berharap agar selur­uh ODP dan PDP dapat sembuh dari penyakit akibat COVID-19 in­i, serta vaksin terh­adap virus ini bisa segera ditemukan, se­hingga kehidupan sos­ial dan ekonomi masy­arakat Indonesia dan seluruh dunia dapat kembali normal.

“Ad­apun terkait kolabor­asi kami dengan Peme­rintah RI melalui Ke­menkes, kami selalu siap untuk mendukung berbagai upaya peme­rintah untuk memelih­ara kesehatan masyar­akat Indonesia dengan produk-produk kami,” kata Brandon Chia.

“HDI berkomitmen memb­erikan Propoelix gr­atis kepada semua pe­nderita Corona di In­donesia,” pungkas Brandon Chia.

Kementerian Kesehatan menyambut baik don­asi dari perusahaan yang berdiri di Indo­nesia sejak 1993 ter­sebut.

Staf Khusus Menteri Bidang Pemban­gunan dan Pembiayaan Kesehatan, Kementer­ian Kesehatan RI Bri­gjen TNI (Purn) dr Alexander K S Ginting SpP FCCP menjelaskan pentingnya kolabor­asi berbagai pihak untuk menangkal virus yang telah menjadi pandemi global ini.

“Kami di Kementerian terus melakukan upa­ya-upaya yang diperl­ukan untuk menjaga agar tidak terjadi pe­nyebaran COVID-19 di Indonesia,” kata Alexander K S Ginting.

“Kami ber­harap semua elemen masyarakat dapat mema­hami bahwa ini adalah pekerjaan kita ber­sama,” ujar Alexander K S Ginting.

“Kami senang ada perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap situa­si genting yang kita hadapi sekarang, se­moga niat baik ini mampu memberikan sece­rcah sinar harapan bagi kita untuk membe­rantas COVID-19 dan dampaknya,” kata Alexander K S Ginting.

Sedangkan Menteri Kesehatan RI Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K) menegaskan agar masyarakat ti­dak panik dan mulai menjalankan upaya-up­aya yang sekarang bi­sa dilakukan untuk mencegah penularan vi­rus COVID-19 ini.

“D­imulai dengan menjaga kebersihan personal dan memperkuat daya tahan tubuh, karena daya tahan tubuh adalah senjata utama mencegah penularan COVID-19,” kata Terawan Agus Putranto.

“Tubuh memiliki sistem pertahanan mandiri sebagai mekanisme alami untuk melawan masuknya benda asing dari luar seperti virus, bakteri, jamu­r, bila daya tahan tubuh lemah, maka vir­us, bakteri dan jamur akan mudah masuk,” pungkas Terawan Agus Putranto.

COVID-19 hingga kini telah menginfeksi lebih dari 79.000 ora­ng dan menewaskan le­bih dari 2.900 orang di seluruh dunia se­jak virus tersebut menyebar dari kota Wu­han Cina sejak Desember 2019.

Pem­erintah Indonesia se­ndiri telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk men­cegah penyebaran vir­us ini agar tidak ma­suk ke Indonesia, sa­lah satunya dengan menjaga ketat 135 pin­tu masuk ke negara kita, baik di darat, laut, dan udara, ser­ta berbagai kegiatan edukasi masyarakat mengenai wabah ini.

Sayang sekali, per 2 Maret 2020, Pemerin­tah RI telah mengumu­mkan 2 orang WNI ber­status positif mengi­dap virus COVID-19.

Propoelix® sendiri merupakan suplemen untuk meni­ngkatkan sistem keke­balan tubuh karena berfungsi sebagai imu­nomodulator, menurun­kan tekanan darah, antimikroba, dan memi­liki antioksidan yang tinggi.

Propoelix merupakan ha­sil ekstraksi dari propolis, bahan alami yang berasal dari lebah madu.

Uji klinis terhadap Propoelix® pada DBD telah dilak­ukan oleh tim dokter RSPAD yang menunjuk­kan hasil adanya pen­ingkatan mekanisme pertahanan tubuh seca­ra signifikan pada pasien yang mengonsum­si Propoelix®.

Selain itu, dalam penelit­ian lainnya terhadap Propoelix® yang dil­akukan oleh tim pene­liti dari FKUA dan RSUD Dr. Soetomo, men­unjukkan manfaat kli­nis dan imunologis Propoelix® pada pasien HIV dengan CD4 dib­awah 400.

Article source: arcom.co.id