Taken from wartabugar.com

Published on 29 May 2020

High Desert International (HDI), sebuah perusahaan distribusi suplemen makanan, meningkatkan dukungannya terhadap upaya melawan COVID-19 dengan membentuk gerakan HDI Peduli Pejuang Medis.

Ini merupakan sebuah kegiatan penghimpunan donasi yang didasari rasa kepedulian dan keinginan untuk meringankan beban para tenaga kesehatan dalam memerangi virus COVID-19.

Bentuk donasi yang disalurkan HDI berupa produk Propoelix® 30 caps yang dapat membantu meningkatkan daya tahan dan sistem kekebalan tubuh para petugas medis di berbagai rumah sakit rujukan pemerintah untuk COVID-19 di Indonesia.

Pada periode yang berlangsung dari 17 April hingga 10 Mei 2020, HDI mendonasikan 6.175 boks Propoelix® ke berbagai rumah sakit rujukan pemerintah untuk COVID-19.

Di antaranya, RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat, RSUD Palangka Raya, RSUD Depati Hamzah Pangkal Pinang, RSU Adhyaksa Jakarta Timur, RS Prima Husada Malang, RSUD dr. H. Abdul Moeloek Lampung, RSUP dr. Kariadi Semarang, RSUD Cilacap, RSUD Ciawi – Jawa Barat dan rumah sakit rujukan pemerintah lainnya untuk COVID-19 di Indonesia. Donasi ini diterima langsung oleh para direktur dan pimpinan rumah sakit terkait.

Dalam rilisnya, CEO dan Chairman HDI Brandon Chia mengatakan, kegiatan ini utamanya memang menyasar para tenaga medis yang telah bekerja di lini depan.

Kami merasa terhormat untuk menunjukkan penghargaan kami atas kerja keras dan kepahlawanan mereka untuk menjaga agar kita tetap aman, dan memerangi virus ini bersama-sama,” tutur Brandon Chia.

Dari kolaborasi dengan Kemenkes RI awal Maret lalu (04/03), penyaluran Propoelix® untuk 188 WNI berstatus ODP dari kapal pesiar World Dream yang dikarantina di Pulau Sebaru membuahkan hasil sangat menggembirakan.

Seluruh WNI tersebut kini telah pulang ke rumah masing-masing dengan hasil negatif virus COVID-19 berdasarkan tes PCR dan dalam kondisi sehat setelah mengonsumsi Propoelix® selama masa karantina.

Sebagai perusahaan social network marketing, donasi HDI Peduli Pejuang Medis didapat dari hasil perekrutan anggota (enterpriser) baru. Sejak April ini, biaya registrasi menjadi enterpriser baru yang biasanya senilai Rp 150.000, diturunkan menjadi Rp 50.000 agar memudahkan masyarakat yang kehilangan pekerjaan bergabung menjadi enterpriser HDI.

Selain itu, enterpriser yang sudah lebih dulu bergabung (existing member) juga berpartisipasi dalam gerakan ini.

“Seluruh pendapatan yang terkumpul dari biaya registrasi selama April-Mei 2020 didonasikan untuk Gerakan HDI Peduli Pejuang Medis. Tidak hanya itu, HDI menggandakan berapapun jumlah donasi yang terkumpul dan seluruhnya akan digunakan sebagai donasi untuk gerakan melawan COVID-19,” papar Brandon Chia.

Article source: wartabugar.com